"Liiiii"
, teriak seorang wanita. " sialan tuh orang pasti minta tolong gue
ngeluarin mobil atau ga nyuci mobil ogah banget, mending gue kabur ke taman.
" , ucap seorang pemuda tampan. Yak~ nama gue Jacky condro Lee, bukannya gue
keturunan China atau penggemar berat Jet Lee, ini semua ada alasan... nyokap
gue waktu ngandung gue, suka nonton film-film silat. dia penggemar berat Jackie Chan sama Jet Lee, jadi gue waktu berojol diberi nama Jacky Condro Lee , ntah paa
hubungannya :v gue tinggal berdua di apartemen bokap gue. bokap ama nyokap gue
ngurusin bisnisnya masing-masing, satu di Jepang satu lagi di UK. miris kan gue
:v. gue tinggal ama kakak gue, namanya kak Stella, tuh anak tadi yang manggil gue
:v gua manggil nama, salahnya cuman beda 3 Tahun :3 tapi tetep aja gua manggil
nama dia dengan kata "Kakak" zzz
gue keluarin mobil Porsche 911 gue, lalu pergi ketaman, bukannya gue orang
sombong atau apa, tapi ini mobil hasil kerja keras gue sendiri, jadi gue lebih
nyaman makenya, lambang porsche dicap depan gue cabut, gue ganti ama lambang
to*yota :v mobilnya sengaja luarnya gue kotorin, bukan sengaja sih , emang gue
males nyuci mobil, gue gas sengebut-ngebutnya. akhirnya sampe gue di taman, gue
tiduran di gazebo taman, orang sana udah pada kenal gue, apalagi tukang soto
disamping gazebo, udah kayak paman gue. karna gue laper, gue mampir aje ke
sono.
" Paman, gue pesen kek biasa ye " , kata gue ke pemilik warung.
" eh mas Lee , tumben ke sini mas. " , kata om Jim sambil menaruh
Sotonya diatas meja. " iya nih om, lagi ada kegiatan dirumah hehe " ,
bales gue. " hahaha, yadeh, om tinggal ke belakang dulu ya, mau liatin
anak-anak yg lain kerja. " , kata om Jim seraya meninggalkan gue. gue
abisin tuh soto , gimana ga abis, tuh soto enak banget bos! . setelah soto itu
rata gue langsung naruh uang 50.000 di atas meja. " makasih ya om ! semoga
sukses selalu! " , kata gue sambil meninggalkan warung.
" walah, besok sekolah pula, padahal rasanya baru libur, hoam kali, semoga
cepat bangkrut tuh sekolah zz " , kata gue sambil membawa mobil pulang.
" zzz nih anak baru pulang, kenapa ga nyaut kk panggil? " , tanya kak
Stella. " zzz, lagi males gue, emang ada apasih? " , bales gue.
" dah cepat mandi, antarin dong, kita mau jemput kawan kakak. " ,
bales kak Stella. " hedeh, yayaya sabar mandi dulu. " , bales gue
sambil pergi ke WC. " udah sarapan belum? " , teriak kak Stella.
" sudahh " , teriak gue. setelah mandi, gue ambil jaket , dompet,
ipod, ama kunci mobil. " yok kita pergi " , kata gue. kak Stella
hanya bales dengan senyuman. ini gue paling males, kalau dia udah senyum gue
udah Skakmat~
diperjalanan kami hanya diem. " Stell, emang kawan yg mana sih? " ,
kata gue. " ituloh kawan kk dulu. si Melody, masa ga inget? kan
sering kerumah dulu waktu kamu kecil. " , bales kak Stella. " oh teh
melo, kemana ya dia kak? emangnya baru pulang darimana dia? " , bales gue.
" itu si melo lanjut sekolah di Paris, sekarang pulang ke Indo, katanya
bosen di Paris hahah. " , bales kak Stella sambil tertawa. tiba-tiba
saat sampai dibandara hujan pun turus dengan sangat deras. " Le, ntar bawa
payung tiga ya, kk tunggu di sana. " , kata kak Stella sambil menunjuk
sebuah kursi. " lah emang untuk siapa.." , belum selesai ngomong kak
Stella sudah berlari ke kursi tersebut. " sial, yaudah terpaksa. " ,
kata gue sambil turun membawa tiga payung.
" emang untuk siapa sih ? " , kata gue sambil menghampiri kak Stella.
" tuh " , kata kak Stella sambil menunjuk dua gadis cantik. " hi
stell, ini sepupuku tashima meru. " , kata teh melo. " meru " ,
" stella " , kata mereka berdua sambil berjabat tangan. gue paling
malas dengan yg namanya kenalan, toh gue dah tau namanya, enak gue dengerin
musik dari ipod. " le, ga kenalan? ", kata kak Stella. " ga
usah, toh dia dah tau nama gue, tadi lu manggil gue make nama gue kan. " ,
kata gue sambil sibuk mengotak-atik android.
" sorry ya mel,meru adik gue emang gitu. " , kata kak Stella. "
iya gapapa kok , gue kan dah kenal adik lu dari kecil hahaha . " , bales
kak Stella sambil tertawa. "stell ntar pulang kan? " , kata gue.
" iya, oh ya, mereka nginap di tempat kita loh, asik kan :D jadi rame.
" , kata kak Stella. " itu terserah lu, gue santai kok, ohya, gue mau
kesana dulu ya, dah di tungguin kawan. " , kata gue seraya meninggalkan
mereka. " tuh anak emang kek gitu -__- " , kata kak Stella. "
hahaha lucu juga ya si mas le. " , kata meru. " cieee yg pandangan
pertama :v :v :v " , ejek Stella sama Melo. " iss apaan sih lebay
deh. " , kata Meru dengan santai.
Sedangkan di tempat Lee. " jadi apa target kita hari ini? " , kata
gue. " lu ga sabaran amat sih, dah dibilang kita selama enam bulan ini
libur kata bos " , kata Jeje. gue sebenarnya mafia, tanpa sepengetahuan
keluarga + kawan gue yg lain. gue ini anak terlatih dari kecil, asal usul gue
ikut mafia ini saat gue saat kecil pernah hampir dibacok ama orang. untung bos
gue bantu gue, gue udah kayak anak angkat sama dia. gue diajarin bela diri,
tehnik kabur, tehnik masuk , dan melatih otak gue agar berpikir sebelum
bertindak. gue sebenarnya cuman berlima di team ini. gue ( pemimpin team ),
Jeje ( ahli merayu ) , Bram ( partner gue ) , Ridho ( Ahli teknologi dan
komputer ) , dan Tian ( bidang berat )
" gue males sebenarnya, ga guna cuman liburan kek gini -_- " , kata
gue. " yah elah lee, besok kita kan masuk sekolah, paling ada kegiatan
lagi. " , kata Bram. " oi sempaxx kita emang besok sekolah, tapi besoknya
lagi kan kita tour ke hutan. " , kata gue. " iya tuh, kan asik ntar
" , kata Tian. " gue ga peduli, yang penting boleh bawa laptop.
" , kata Ridho. " bener lu Ridho." , kata gue. " gue
laper nih, makan yok. " , lanjut gue. " yaudah , tempat biasa aja.
" , bales Jeje. kami pun pergi meninggalkan bandara , sampai di cafe, kita
ngobrol dan canda tawa seperti biasa.
" lu kapan punya cewe le? " , kata Bram. " yeee, gue doang, tuh Tian
ama Ridho" ,bales gue. "Jomblo Not Found. " , kata Ridho. "
gue? gue udah ada dong :P " , kata Tian. " yah elah -_- masa gue
sendiri sih zz " , kata gue. " kan lu ada Shanju le, kenapa ga
tembak aja? " , kata Bram. " Shanju itu udah gue anggap kek adik
sendiri. dia juga nganggap gue kayak kknya, jadi ga mungkin lah sompret."
, kata gue. " udah ah, gue mau balik , bye " , kata gue. " yoi
bro ", kata mereka barengan. " lah yg bayar ini siapa? :v " ,
kata Tian. " yang bayar itu yang bawa cewenya dong " , kata Ridho.
" yaudah, gue bayarin demi cwek gue juga hahha " , kata Bram.
Sampai dirumah Stella,Melody,dan Ve lagi didapur untuk menyiapkan makan malam.
" Le, udah pulang aja. mandi gih, abis itu kita makan malam. " , kata
kak Stella. " iya bawel. " , jawab gue singkat. gue langsung mandi
dan langsung menuju ke ruang makan. " tadi kemana lee? " , kata teh
melo membuka pembicaraan. " biasa ngumpul di cafe teh. " , bales gue
singkat. " kok si Meru ga diajak? kan kasian dia :P " , kata kak
Stella. " ihh apaan sih kak " , bales Meru. " yah, lu ga ngomong
sih. " , bales gue singkat. " dah ya , gue main dulu diatas. " ,
kata gue seraya meninggalkan mereka.
Sampai dikamar, gue cuman main PES 2013 sebenter lalu tidur. keesokan harinya.
" Lee bangun, udah subuh, cepat mandi. " , teriak kak Stella. "
iya bawel. " , bales gue singkat. gue pun langsung mandi dah segera
sarapan. " ohya lee, antarin Meru juga ya , dia satu sekolah sama kamu.
" , kata kak Stella. " woles " , bales gue. " ga ngerepotin
kan le? " , kata Meru. " kagak kok " , bales gue. " mana
mungkin dia kerepotan, dia malah seneng tuh :P " , ejek kak Stella.
" lucu sekali ya. " , bales gue singkat. " yeee , pagi-pagi udah
marah aje -_- " , bales kak Stella. " yaudah yok " , kata gue
sambil mengambil kunci mobil.
“ le, kok selama perjalanan kamu diem sih? “ , tanya Meru. “ emgnya gw harus
ngomong ap? “ , bales gue ketus. “ kamu keberatan ya nganter aku? Aku bisa naik
taxi kok. “ , kata Meru. “ yaelah, gue diem bkn berarti keberatan kali. “ ,
bales gue. “ terus apa dong? “ “ gue orangnya emang kek gini. “ , bales gue
santai. “ lu kelas mana ? “ , tanya gue. “ aku? Kelas B. “ , bales Meru.
“ oh” , bales gue singkat. “ km?? “ , tanya Meru. “ sama. “ , bales gue. Karna
merasa ga enak, Meru pun menyudahi pembicaraan. Sampai di sekolah. “ ngapain ?
turun, ntar telat. “ , kata gue. “ lah kmu? “ ,tanya Meru. “ gue mau cari
parkir dlu. “ , bales gue. “ yaudah aku ikut. “ , bales Meru.
“ ngapain sih -_- “ , tanya gue. “ kalau aku turun sekarang, rasanya aku ga
menghargai kamu. “ , bales Meru santai. “ yah elah nih anak. “ , bales gue.
Saat mendapatkan tempat parkir, gue sama Meru pun masuk kelas. “ cieee,
kesambet setan mana lu? Ke kelas bawa cewe cantik. “ , kata Bram. “ yeee, ini Sepupunya
kawan kk gue sompret. “ , bales gue. “ oi Le, gimana? Besok siap? “ , tanya Ridho.
“ santai, gue dah siapin semua barangnya. “ , bales gue. “ emang besok ada apa
Le? “ , tanya Meru. “ oh ya, lu kan anak baru, besok seluruh anak kelas ini
akan tour ke hutan. “ , bales gue.
“ Ha?! Besok? Zzz bawa apa aja? “ , tanya Meru. “ lu catet gih. “ , bales gue.
“ eh lu masih inget? Yaudah pulang ini temenin ya. “ , bales Meru. “ zzz, malas
gue. “ , bales gue. “ yaelah, plisss. “ , bales Meru. “ ga, gue mau tidur. “ ,
bales gue. “ ga boleh gitu , cwek cantik lu sia-sia’in “ , kata Bram. “ jadi,
ada yg lebih cantik dari aku ya?” , tanya Jeje. “ cewek cantik itu banyak Je,
tapi bidadari cuman satu yaitu kamu :P “ , bales Bram. “ ihh gombal “ , bales
Jeje sambil mencubit manis pipi Bram. “ zzz, yaudahlah, sekalian gue mau nyari
bahan lagi. “ , bales gue. “ Le, ingat, besok itu kita on. “ , kata Ridho. “
karna itu gue mau nyari bahan lagi. “
Ting Tong Tong Teng. Bunyi bel istirahat. “ broh, ada kabar buruk.” , bisik Bram.
“ kabar paan? Ga penting! “ , bales gue. “ ini penting, tentang bos. “ , bales
Adul. “ kenapa bos? “ , bales gue. “ pulang ini cafe. “ , bales Bram. “ lah, Meru?
“ , bales gue. “ serah lu dah, yg pasti dateng, jam 8 paling lambet. “ , bales Bram.
“ yaudah . “ , bales gue. “ hi , kenapa bisik-bisik? “ , tanya Meru. “
bukan urusan lu . “ , bales gue seraya meninggalkan mereka. Gue shok cok,
gimana ga shok, kalau Bram udah ngomong kek gitu pasti ada yang ga bener,
terakhir ada masalah bos waktu markas tiba-tiba diserang tentara Israel.
Gue yakin ini pasti ada yang ga bener.
Gue akhirnya menuju kantin untuk secangkir Lemon Tea. Lagi asik-asik merenung
tiba-tiba. “ Le, kenapa kamu? “ , tanya Meru. “ gpp “ , bales gue singkat. “
ohya, ntar belanjanya cepet ya “ , lanjut gue. “ hahha iya “ , bales Meru. Tak
terasa jam istirahat sudah habis. Kami pun kembali ke kelas. Tak terasa 4 jam
telah berlalu, sekarang waktunya pulang~ “ Meru yok berangkat “ , kata gue. “
iya iya, sabar. “ , kata Meru sambil memasukan buku. Kami pun langsung menuju
mobil. “ kamu kenapa Lee? “ , tanya Meru. “ gpp “ , bales gue singkat. “ kita
mau kemana? “ , tanya Meru. “ perlengkapan banyak di toko tempat langganan gue.
“ , bales gue. Kami pun menuju toko tersebut.
Sampai di toko tersebut. “ nih perlengkapannya, lu cari sendiri ya.
“ , kata gue. “ hmm iya iya, kamu jangan pulang, aku ntar ga bisa pulang, kan
aku belum hapal jalan jkt. “ , bales Meru. “ ya, gw nelpon orang dulu disana. “
, bales gue sambil meninggalkan Meru. “ Braml? Gimana? Ada udah pada ngumpul??
“ , tanya gue. “ yaelah, kita kan pulang jam 2, masa sih lu belum dateng? “ ,
tanya Bram. “ jalan macet cok, masa dari sekolah ke mall doang sampe 4 jam. “ ,
kata gue. “ yaelah lu, yaudah, bawa aja Meru ke markas. Gk ada waktu lagi. Kan
dari mall ke markas jauh. “ , bales Bram.
“ oi sompret, lu tau kan? Kita ini rahasia, kalau dia sampe bocor gimana? “ ,
bales gue. “ akal-akalin lah. “ , bales Bram santai. “ yaudahlah “ , bales gue
sambil mematikan telpon. “ Meru, sudah belom? “ , teriak gue. “ iya-iya
ini lagi bayar kok. “ , bales Meru. Setelah belanja perlengkapan untuk besok
kami pun menuju mobil. Gue langsung menghidupkan mobil dan menuju cafe. “ Meru,
kita ke cafe dulu ya. “ , kata gue. “ yaudah aku ngikut aja. “ , bales Meru.
Sesampai di cafe. “ Meru, kamu duduk disini, aku pesenin makanan, kamu mau ap?
“ , tanya gue. “ aku nasgor minum lemon aja. “ , bales Meru. “ yaudah aku
pesenin, aku kesana bentar. “ , kata gue.
“ sorry lama cok “ , kata gue. “ yaelah lu kemana aja “ , kata Tian. “ jadi apa
nih berita buruknya?? “ , tanya gue. “ bos kita ditangkap, seperti tahun
lalu, tapi kali ini bos lawan 200 personil agent rahasia Israel yang sangat
terlatih, bos sudah membunuh sekitar 150 orang, tapi apa daya mereka sangat
banyak, dan akhirnya bos ditangkap. “ , kata Bram. “ Sialan!!!! “ ,
teriak gue sambil memukul meja. Untung saja ruangan ini tertutup dan kedap
suara jadi tidak sampe terdengar oleh orang lain. “ sabar Le itulah guna kita
besok “ , kata Jeje. “ kamsud lu? “ , tanya gue. “ ya, gue sudah ngecek make
software gue, lokasi bos ada di hutan tour kita besok. “ , kata Ridho.
“ oke, misi sudah ditetapkan, Lacak-Temukan-Hancurkan-Pulang “ , kata gue
bersemangat. “ YAAYY ini yang gue suka! Misi baru “ , kata Tian. “ oke,
semuanya pulang, dan lu Ridho tolong lacak lokasinya sedetail mungkin. “ , kata
gue. “ laksanakan” , kata Ridho singkat. “ Meru, sorry lama yok pulang. “ ,
kata gue. “ oke. “ , bales Meru singkat. “ lu kemobil aja dluan, gw mw bayar
dulu. “ , bales gue. “ iya, aku tunggu di depan mobil ya. “ , bales Meru
Setelah membayar makanan tersebut, Lee langsung masuk mobil * Meru juga
masuk, masa ditinggal * dan memacu mobilnya cepat-cepat. Sesampai dirumah,
Lee dan Meru sudah disambut oleh teh Melo dan Kak Stella.
“ Cieeee, ngedate ampe malam gini :P kemana aja tadi? “ , tanya kak Stella. “
ngedate? Orang kita cuman nyari bahan untuk besok z “ , bales gue. “ emang
kenapa besok?? “ , tanya teh Melo. “ besok kelas kami mau tour ke hutan, kayak
ekspedisi bertahan hidup gitulah. “ , bales gue. “ ohh gitu, Lee, tolong jaga
baik-baik Sepupu teteh yaa besok. “ , kata teh Melo. “ kok gue -_- kan dia ntar
rombongan ama kawan-kawan ceweknya z . “ , bales gue. “ Le! Dia itu cewek, kamu
sebagai cowo harus menjaganya! Mengerti?! “ , tegas kak Stella. “ Yayaya -_-
tapi besok itu lee ada ups “ , kata Lee. “ alamak, keceplosan pula aku. “
, batin Lee. “ besok apa? Jangan berantem-berantem, jaga Meru. “ , kata kak
Stella. Meru yang mendengar Lee sungkan untuk menjaganya hanya tertunduk sedih.
Lee langsung menuju ke kamar untuk bikin persiapan untuk besok. Meru yang
tertunduk sedih langsung menuju kekamarnya juga. “ Meru, bentar. “ , panggil
kak Stella. “ iiya kak? “ , bales Meru yang masih sedih. “ Meru, kita ke gazebo
bentar. “ , bales kak Stella. “ iya kak " ,kata Meru sembari mengikuti kak
Stella. " Meru, kamu harus ngikutin si Lee trus ya besok. " , kata
kak Stella. " kenapa kak? " , bales Meru. " ini percis kayak
tahun lalu, ini pasti ada masalah penting. " , kata kak Stella. "
maksudnya kak? aku ga ngerti. " , bales Meru dengan wajah kebingungan.
" Le itu ga pernah gugup. " " pokoknya, besok kamu ikutin si
Lee, bakal bahaya kalau kamu sendirian. " , ucap kak Stella. " iyadah
kak, aku tidur ya. " , bales Meru seraya meninggalkan kak Stella.
" Ridho, sudah dapat lokasinya? " , kata Lee di telfon. " sudah,
aku kasih gambaran sedikit. " , kata Ridho. tiba-tiba Fax Steve
mengirimkan gambar tersebut.
http://prntscr.com/1d5n3k
http://prntscr.com/1d5n8v
" oke , aku mengerti, aku akan bikin rencana malam ini juga, pokoknya
jangan lupa bawa barang-barang yang sudah aku beri tau untuk besok. " ,
kata Lee. " Roger that. " , kata Ridho seraya mematikan telfon.
" oke, aku sudah mengerti, tunggu bos, kami akan menyelamatkanmu. " ,
batin Lee. Tok Tok Tok.. " siapa itu? nganggu saja. " , batin Le.
" iya tunggu sebentar. " , kata Lee sambil membuka pintu. " Meru?
napa? " , kata Lee. " aku ga bisa tidur. " , kata Meru "
zzz-_- jadi apa hubungannya sama aku? " , kata Lee cuek. " kamu ga
tidur? " , kata Meru. " aku lagi ada kerjaan. " , bales Lee
cuek. " aku boleh tidur dikamarmu? aku takut sendiri di kamar, lagi hujan
T.T kamar kak Stella dikunci, sama kayak kamar kak Melo. " , bales Meru.
" kalau lu tidur kamar gue, gue tidur dimana? -_- " , bales Ve.
" aku tidur dibawah aja. " , kata Ve. " zzz, yaudah tidur sana,
tapi kasur ku berantakan. " , kata Lee sambil meninggalkan kamar. "
mending gue bikin planning di ruang santai. " , batin Lee. Lee pun mengalah
lalu pergi ke ruang tengah. tiba-tiba saja... " Kyaaaaaaa " *
Kyaaa itu jenis jeritan * ,Meru teriak. Sontak jeritan yang sangat kuat
iitu membangunkan seisi rumah, termasuk kak Stella dan Teh Melo. Lee juga
berlari menuju ke arah suara jeritan itu berasal.
" Kamu kenapa Meru, kok kamu di kamar Lee? Lee mana?? " , tanya teh
Melo. " Meru lu napa? " , tanya Lee yang tiba-tiba datang. "
taadi.. tadiii... " , kata Meru terbata-bata. " tadi kenapa Meru?
" , tanya kak Stella. " tadi aku liat bayangan , aku samperin
tiba-tiba ilang, dan tiba aku dapet surat yang ada darahnya, aku takuttt :(
" , kata Meru dengan mata yang berkaca-kaca. " mana suratny? " ,
tanya Lee. " itu di deket lemari kamu. " , kata Meru. Lee pun segera
ke lemari dan mengambil surat itu. Lee pun mencium bau darah tersebut. "
hmm, darah segar, sekitar 8 jam yang lalu, berarti dari arah rumah yang 7 jaman
itu hanya hutan, dan golongan darah ini B , darah laki-laki yang umurnya
sekitar 52 tahun. " , batin Lee. " Ya! Ini darah bos!! " , batin
Lee berteriak.
Tiba-tiba Lee pergi keluar kamarnya, tak lupa dia mengambil
jaket,ipod,dompet,pisau kecil, dan kunci mobil. " mau kemana Lee? " ,
teriak kak Stella. " aku pergi dulu, jangan susul aku! " , teriak
Lee. ya, Lee langsung mengejar pelaku tersebut, feeling dia pasti masih
ada di sekitar sini. tiba-tiba dia melihat sesuatu yang bergerak di halamannya.
" hei siapa disitu " , teriak Lee sambil melempar pisau kecilnya.
" arghhh ☺☻þ̕8○W8_ȴ8○Ljࡘ♪ " , kata pemuda israel tersebut. Lee langsung mengejarnya dan
memukul wajah pemuda tersebut. " who r u? " , kata Lee. "
Hahaha, helo moth**fuc** , meet me again, one year ago u had met me
right? " , kata pemuda tersebut.
" Ohh, Israel Secret Team ( IST ) ? what r u doing here? " , tanya
Lee. " haha? r u fvc'g kidding me? u r not my bos! " , kata
pemuda tersebut. " okay, thats ur choice. " , kata Lee sambil
mengambil pisonya dan menusuk kaki pemuda tersebut, " Arghhh Fuu*** "
, teriak pemuda itu. " i give u one question. what r u doing here ? "
, kata Lee sambil menekan pisau itu semakin dalam. " okay okay!! i just
give u message!! ur bos in our camp. my bos is Kira " , kata pemuda
tersebut. " okay, thanks! " , kata Lee sambil melepas pisau tersebut
lalu menusuk leher pemuda tersebut dengan jarum hingga pingsan dan membawanya
ke kantor polisi.
" lebih baik aku harus cepat bertindak. " , kata Lee sambil memasuki
rumahnya dengan penuh darah pemuda tadi. " Lee! kamu kenapa? " ,
tanya kak Stella. " gpp, aku mau mandi. " , kata Lee seraya
meninggalkan kak Stella. " Meru lu kluar dulu, gw mau mandi. " , kata
Lee. " eh, iya. " , kata Meru yang terkejut , melihat Lee yang penuh
darah. Lee yang sudah segar membolehkan Meru untuk masuk lagi. " Meru
, lu tidur atas, biar gue ambil kasur lagi tidur bawah. " , kata Lee.
" eh? aku aja di bawah. " , kata Meru. " lu itu cwek dodol,
besok kita kan mau tour. " , bales Lee seraya membentangkan kasur lalu
tidur. " Lee, itu ternyata perhatian juga ya. " , kata Meru. "
eh apa lu bilang? sry tadi headshet gw belum kelepas. " , kata Lee. "
eh gpp kok " , kata Meru seraya tidur.
Keesokan harinya. “ Meru, kalau sudah langsung kemobil, jangan lama-lama. “ ,
kata Lee. “ lah Lee, kamu ga sarapan dulu. “ , tegur kak Stella. “ ga, tadi
udah delivery burger. “ , kata Lee. “ yaudah, bentar ya Lee. Aku ambil
perlengkapan dulu. “ , kata Meru. “ Meru kamu ga sarapan? “ , tanya teh Melo. “
sarapan di mobil aja, kan perjalanan jauh. “ , kata Meru. Di perjalanan. “ kita
kemana Lee? “ , tanya Meru. “ kita ke cafe bentar, mau tuker mobil +
berangkat bareng. “ , kata Lee. “ ohh “ , bales Meru singkat. Setibanya
di depan Cafe tersebut.
“ Meru, aku boleh minta tolong? “ , tanya Lee. “ boleh, minta tolong apa?
“ , tanya Meru. “ tolong ya, selama perjalanan jangan ngomong yang ga penting,
ini rahasia, keselamatan lu itu tanggung jawab gue. Tolong perjalanan ini
jangan dikasih tau orang lain. Termasuk teh melo ama Stella. “ , tegas Lee. “
iyadeh. “ , bales Meru santai. “ hi bro, udah lama nunggu? “ , tanya seseorang.
“ ah lu bikin terkejut aja Bram. Gue dah siap, gue ngajak Meru. “ , kata gue. “
ya. “ , kata Bram. Mereka pun berangkat naik mobil minivan, dari luar
seperti mobil mini van biasa, tetapi didalam mobil tersebut sangat mewah cok!
Ada satu meja bulat, sofa,kasur,ac,tv, lima komputer, dan alat agent yang
lainnya.
“ Lee, kamu ini sebenarnya siapa? “ , tanya Meru. “ seperti yang lu lihat
sekarang, aku kepala agent rahasia. “ , bales Lee santai. “ kamu.. kamu
merahasiakannya dari kami? * teh melo, kak stella * “ , tanya Meru.
“ ini demi keamanan kalian . “ , jawab Lee. “ lu tidur di kasur aja sonoh, atau
nonton Tv kalau haus atau cemilan di kulkas banyak. “ kata Lee. “ yaya . “ ,
bales Meru seraya duduk di sofa. “ dah jadi begini rencana kita. “ kita masuk
dari sini blablablablabla dengan formasi Alpha v.0.1.2 “ , kata Lee panjang
lebar. “ oke dimengerti, persentase berhasil 50% gagal 50%. “ , kata Ridho. “
berhasil ga berhasil yang penting bos selamat!. “ , kata Tian. “ oke, sudah Fix
kan? “ , lanjut Bram. “ Yoiii “ , kata mereka berlima serentak. Meru yang
melihatnya dari kejauhan pun hanya bingung.
Mereka pun akhirnya sampai di hutan, mereka sudah ditunggu sama 14 orang
lainnya. “ ingat, kita akan kemah seperti biasa , anggap saja tidak ada
masalah, biar yg lain ga curiga. “ , bisik Lee ke lima anggotanya. Mereka pun
akhirnya menyelusuri hutan. Hutan yang sangat indah. Banyak bunga-bunga yang
indah bertebaran, angin yang sangat sejuk serta burung-burung yang berkicau
sangat indah. Akhirnya dengan memakan waktu sekitar 3 jam perjalanan, kami
sampai diperkemahan. “ ayo semuanya dirikan tenda masing-masing “ , teriak Tian
a.k.a ketua kelas.
Gue sama Bram, Tian sama Ridho, Jeje sama Meru, dan yang lainnya memiliki
pasangan masing-masing. Selesai memasang tenda. Mereka pun mengeluarkan
barang-barang. “ Sep,Ade,Fikri bantu gue dong. “ , kata Tian. Mereka pun
menghampiri Tian. “ tolong kumpulin ranting-ranting ya, kita mau buat api
unggun. “ , kata Tian. “ oke “ , bales mereka singkat. “ oeeee Bowo , Fakhri “
, teriak Bram. “ kenape? “ , tanya mereka serentak. “ bantu gue keluarin alat
musik dong, kita mau nyari-nyanyi ntar. “ ,bales Bram. “ okee sippp!! “ , bales
mereka kegirangan. Bowo dan Fakhri ini saudara kembar yang gila akan musik loh:
v . sementara Lee dan Ridho hanya sibuk dengan laptopnya masing-masing.
“ Jeje!! Meru!! Sinii kita buat masakan yukkk “ , teriak Shanju. Jeje dan
Meru pun senyum dan menghampiri mereka untuk masak bareng. Kini Meru,Jeje,Shanju,Ayu,Haruka,Rena,Cigull
membuat masakan untuk santapan saat api unggun. Sementara Faridl,Wendo,Faizal,Rafdi
menyiapkan kejutan mereka. Yaitu Percon dan kembang api. Sekitar satu jam
berlalu. “ huft waktu ga terasa ya. “ , kata Tian. “ yoi yan, udah selesai aja
api unggun kita. “ , bales Wendo. “ yaudah panggil yang lain, kita mau pesta
nih. “ , kata Tian. “ yoi mamen “ , bales Wendo. Lima menit kemudian semua
murid akhirnya berkumpul, “ This is PARTY~!!!! “ , teriak Bram sambil bermain
gitar listrik , Bowo bernyanyi, Faishull Keyboard. Mereka pun berpesta semalam
itu, rombongan cowo pada minum-minum * minumnya bukan minuman keras loh -_-
*.
Sedangkan yang cewe sibuk
makan-makanan yang sudah dibuat. Wihh pesta yang sangat meriah. “ woi!! Kami
belum merasakan pesta nih. “ , teriak Faridl. Semua mata tertuju ke Faridl. “
1!! 2!!! 3!! Luncurkan!! “ , teriak Faridl. Fuuushhhh Percon pun meluncur ke
udara. Semua anak-anak pada teriak girang, sangat indah sekali. Mungkin
kenangan yang ga bisa dilupakan. Sampai larut malam jam 02.00 -_-. Tiba-tiba
ada yang teriak “ Kyaaaa!! “ , teriak seorang wanita.” Siapa itu? “ sontak kaget
seluruh anak. “ Meru kamu kenapa? “ , tanya Ayu. “ ii.. iniii “ , kata Meru
sambil memperlihatkan surat. Surat berdarah itu datang lagi. Isinya.
Dear Void
Secret Agents ( VSA )
Kami adalah Israel Secret Team ( IST ) kami hanya ingin memberitahu, kalau anda
ingin bos kalian selamat. Datangin kami, selesaikan masalah kita 1 vs 1, kami
tunggu. Saya tahu kalian itu sangat berpengalaman, kalian pasti sudah melacak
lokasi kami, kami tunggu saja, untuk yang bukan aggota VSA kalian aman, kalian bisa
kembali ke rumah masing-masing.
Tanda Tangan
Jokerman a.k.a pemimpin
“
Ha? VSA ? emang siapa VSA ? “ , tanya Faizal. “ Kami, gue,Ridho,Tian,Jeje, dan Bram.
“ , kata gue. “ Leee.. “ , panggil Bram. “ tidak perlu dirahasiakan lagi, mereka
ingin kita 1 vs 1 kan? Oke! “ , kata Lee. “ Faridl, Faizal sama Rafdi, kalian
kan badannya besar, kalian bisa membawa yang lain ke sana? “ , kata Lee, sambil
menunjuk sebuah gua. “ maksudnya Le? “ , tanya Wendo. “ kalau ancaman seperti
ini mereka pasti ingin menghabisi kita karna mereka sudah ketahuan, tadi gue
ama Ridho merancang Gue itu, passwordnya yaitu sidik jari kalian, gua itu sudah
dilengkapi alat santai seperti tv,kulkas,dll makanan juga ada disana. Kalau
misalnya gue belum pulang dalam jangka waktu 4 jam. Kalian masuk ke ruang bawah
tanah, itu membawa kalian ke arah kota. “ , kata gue. “ Gue? Kamu pikir aku
akan biarin kamu sendirian? “ , kata Meru. “ oi cok, gue juga VSA, lu bakal di
keroyok disana, lu mau aja makan omongan mereka. “ , kata Bram. “ kami berlima
akan ke tempat mereka, kalian masuk gua aja. “ , kata Jo. “ berenam sama gue! “
, teriak Meru. “ Meru, tapi... “ , kata gue. “ dah ajak aja! “ , kata Bram.
Akhirnya
mereka mengikuti nasihat Lee, mereka berlindung di Gua, sedangkan Lee dkk pergi
menuju markas musuh. Diperjalanan... “ Tunggu! “ , kata gue. “ kenapa? “ ,
tanya Meru. “ liat kebawah!! “ , kata gue. “ ya, tidak salah lagi, ini
perangkap musuh, tali tipis sepanjang 4 meter yang di kaitkan ke arah pohon
besar itu, kalau kaki kita tersandung itu, ranjau yang diatas pohon itu akan
meledak. “ , kata Bram. “ Lee, gue juga sudah mematikan semua CCTV
didaerah sini, ternyata security mereka hebat juga. “ , kata Ridho. “ dah tugas
kek gini biar gue. “ , kata Tian. “ hiaahhhh “ , Tian memukul pohon besar itu
sampai terbelah dua. “ oke lanjut perjalanan. “ , kata gue. Ternyata perangkap
banyak sekali di hutan itu, untung mereka sudah terlatih jadi bisa melewati
dengan mudah. Hanya saja Meru yang susah mengikuti mereka.
“
itu markas musuh “ , kata gue sambil menunjuk kerumah besar. Dor dor dor, suara
senapan. “ semuanya berlindung di pohon itu!!! “ , kata gue sambil mengajak
yang lain berlindung. “ Tian Smoke. “ , kata gue. “ nih. “ , kata Tian sambil
memberikan smoke bomb. “ ohya, m14 nya sekalian. “ kata gue. “ nih. “ , bales Tian
sambil memberi m14. “ jadi kalian membawa barang-barang begituan di
perjalanan-_- “ , kata Meru. “ lu diem aja, jangan sampe kehilangan konsen. “
kata gue.
Lee pun melempar smoke bomb ke arah samping. Sontak para sniper tadi menembak
ke arah smoke, yang dikiranya tadi seperti suara langkah kaki, dengan cepat Lee
menembak 5 orang sniper. “ HeadShot~ “ , kata gue. “ oke cepet jalan. “ , kata Bram.
Di depan gerbang pintu. “ kalian sudah datang? “ , tanya seorang pemuda, “
jokerman?! Mana bos?!. “ , bales gue. “ hahahaha, gue cmn ingin 1 vs 1 doang
sama lu. Yang lain bisa lawan anak buah gue didalam. “ , kata Jokerman. “ yang
lain masuk! Biar gue yang lawan. Meru kamu tunggu disana , setelah aku lawan
dia kita akan masuk juga. “ , bales gue.
Tiba-tiba
sebuah hantaman menuju ke arah muka Lee, untung saja Lee bisa menangkisnya dan
membalasnya dengan memukul perut joker. “ kau ternyata tidak berubah , kau
masih kuat seperti satu tahun yang lalu. “ , kata joker. “ kau juga tidak
melemah joker. “ , bales Lee. Sedangkan di tempat Bram. “ tembak Tian! “ , kata
Bram. “ lama kalau begini, biar aku yang lawan. “ , kata Ridho sambil
mengeluarkan laptopnya. “ ayo cepat! “ , kata Bram. “ admin login. Loading....
completed. “ , suara laptop tersebut. Tiba-tiba ledakan muncul dari arah depan
yang melululantahkan markas mereka. “ daritadi ke susuuww “ , kata Bram. Mereka
pun langsung menuju ke arah depan.
Sementara
ditempat Lee, Lee memukul wajah Joker hingga terjatuh, merasa sudah
terpojok, Joker langsung mengeluarkan pistolnya “ ah, daripada aku ga ada
pegangan , aku bunuh saja si gadis itu. “ , kata Joker. Meru yang mendengarnya
langsung berlari . tapi apa daya, peluru lebih cepat. Dengan cepat pula, Lee
langsung memeluk Meru dan membelakangi Meru. “ Jlurbb “ suara peluru mengenai
perut Lee. Dengan sisa tenaga, Lee menghadap ke arah Joker dan melemparkan
pisau kecil kearahnya “ jlurbb “ pisau itu pas mengenai kepalanya dan tewas
seketika. Meru yang melihat Lee berdarah langsung menangis.
“ kamu gpp kan sayang? Huaaa, kamu tunggu bentar biar aku cari bantuan. “ ,
kata Meru. “ bantuan apa? Cuman kita disini. Ohya, kata sayang tadi maksudnya
apa? :p “ , kata Lee yang bermaksud untuk mengejek Meru. “ sial keceplos pula
-_- tapi apa guna, lebih baik aku jujur. “ “ aku sayang sama kamu le ! aku
cinta! Puas? “ , kata Meru sambil menangis. “ hahaha , kamu kenapa menangis?
Aku juga sayang sama kamu. “ , kata Lee. “ ha? “ , kata Meru sambil memeluk
Lee. “ sakit tau!! “ , kata Le. “ hahaha “ , tertawa mereka berdua. “ Meru,
coba kamu cari daun yang agak lebar disekitar sini. “ , kata Le. “ untuk apa? “
, tanya Meru. “ ya utk luka aku lah hahha “ , kata Le. “ ohh okee! Tunggu yaa “
, kata Meru sambil berlari mencari daun tersebut.
Sedangkan
ditempat Bram. “ sial kita terkepung ! mungkin mereka bisa membom kita “ , kata
Bram. “ ya, tamatlah riwayat kita. “ , kata tian. “ tenang! Untuk apa aku
disini “ , kata Jeje. Jeje pun keluar lalu membuka jaketnya, dia sangat cantik
saat memakai kaos tersebut. Para tentara melihatnya hanya bisa menelan
air ludah, dengan cepat Jeje menembak mereka semua. “ doorrr “ mati semua
tentara tersebut. “ jago juga nih cewek gue hahah” , kata Bram. Semunya hanya
tertawa mendengarnya. Sampai diruangan bos “ bos , bos gpp? “ , tanya Tian. “
oke, terima kasih anak-anak. “ , kata Bos. “ loh kok gk ada lagi penjaga
disini? “ , tanya Jeje kebingungan. “ Je, sebenarnya tadi kita sudah membunuh
484 personil musuh, dan di perjalanan ke markas tadi Lee sudah membunuh sekitar
200. “ , jelas Steve.
Mereka
pun keluar. Sementara di tempat Lee... “ arghhh “ , kata Lee. “ sabar sayang
dikit lagi “ , bales Meru. “ kamu kedinginan? “ , kata Lee sambil memakaikan Meru
Jaket yang dia pakai. “ terima kasih sayang. “ , bales Meru sembari mencium
pipi Lee. Lee membuka bajunya, lalu mengoyakkannya dan mengikatnya di perutnya
agar pendarahan berhenti. Meru yang melihat badan Lee hanya memerah. “ kamu
kenapa Meru? “ , tegur Lee. “ gpp, badan kamu bagus :v “ , kata Meru. “ hahaha
bisa ajaa “ , kata Lee. Mereka pun tertawa bersama-sama. Akhirnya Bram dkk
sampai ditempat Lee. “ oi sompret!! Tau ga kita bawa siapa? “ , kata Bram. “
bos kan? Haha kacang kan lu? “ , kata Lee
“
yah elah lu ga bisa dibikin surprise. “ , kata Bram. Semuanya hanya tertawa
mendengarnya. “ lu kenapa Lee? “ , tanya Jeje sambil melihat perut Lee. “ tadi
ditembak Joker sialan -_- . “ , bales Lee santai. “ kenapa ga mampus aja lu
sekalian? Wkaowkaowak “ , kata Bram. “ yee nih anak, kalau Lee mati siapa yg
nyontekin kita? “ , kata Ridho. Mereka pun kembali tertawa. “ oh ya, tadi kita
ngomongin Lee kok nih cewek senyum-senyum ya? “ , tanya Bram. “ die cewek gue!
Napa lu? Lu ganggu die gue tebas pala lu . “ , kata Lee. “ cieeee langgeng ye!!
“ , kata mereka sontak. “ haha makasih ya. “ , kata Meru dengan wajah memerah.
“ Le, sini bentar. “ , panggil bos. “ iya bos. “
Mereka
pun memisahkan diri. “ Lee, selamat ya! “ , kata bos. “ selamat kenapa bos? Ve?
Haha santai aja kali bos. “ , kata Lee. “ bukan, kamu masuk top7 secret agent
terbaik! “ , kata Bos. “ ha? Serius? Berarti kita bisa menikmati hidup tanpa
jadi agent lagi kan? Perjanjian kita sama Goverment bebas kan? Kita bisa hidup
bebas kan? “ , kata Lee. “ iya, aku juga senang, karna kita sekarang udah
bubar, lu bisa manggil gue Om Jim lagi walaupun diluar warung. “ , kata Bos
a.k.a Om Jim. “iya om” , saking senangnya Lee sampai menangis. Di kejauhan. “
Lee kenapa tuh? “ , tanya Jeje. Mereka pun menghampiri Le. “ Le, kenapa? “ ,
tegur Bram. “ kita selesai Bram. “ , kata Lee sambil menghapus air mata.
Sontak semuanya teriak kegirangan. Mereka pun pulang ke rumah
masing-masing.
Sesampai
dirumah. “ Lee!!! Kenapa kamu?? “ , tanya kak Stella kebingungan. “ aku
gpp, tadi Meru udh merawatku “ , kata Lee sambil merangkul Meru. “ ciee yg udah
jadian “ , kata teh Melo. “ hahaha makasih ya teh. “ , kata Lee sama Meru. “
kita buat pesta dulu!! Yok ke meja makan kita makan bareng!! “ , kata kak
Stella. “ yowes!! Dah laperr nih perutt “ , kata Lee. Mereka pun makan ayam
bakar buatan kak Stella. Sungguh sangat harmonis..
Keesokan
harinya.. “ Kek, kami sudah selesai kek. Impian kakek dari sejak dulu sudah
kami selesaikan, ohya kek, aku juga punya pacar loh. namanya Tashima Meru.
Akhirnya aku bisa lepas dari kesedihan ya haha, kakek taukan, sejak kakek
meninggal ditembak anggota Israel aku sangat dendam sampai tidak bisa tidur
haha, sekarang dendam ku lunas kek haha, ohya semoga kakek damai di alam sana
ya kek. Aku sayang sama kakek” , kata Lee sambil mencium nisan kakeknya.
Setelah itu Lee dan Meru berdoa bersama. “ Meru, yuk pulang “ , tegur Lee “ iya
sayang “ , kata Meru. Akhirnya mereka berjalann bukan hanya sebagai kawan,
melainkan kekasih.
End.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar